Saturday, March 20, 2021

Keluarga Jempolan Saling Menguatkan Saat Pandemi


Ayah ugi parenting
Virtual Trip Bloggercrony


Setahun lalu COVID 19 dinyatakan masuk Indonesia. Kasus Covid 19 diumumkan lpada 02 Maret 2021. Kabar masuknya virus ini ke Indonesia diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

 

Hingga 19 Maret 2021 jumlah kasus positif COVID 19 masih terus bertambah. Berdasarkan informasi dari nasional.okezone.com disebutkan bahwa jumlah kasus positif hingga 19 Maret 2021 tercatat mencapai 1.450.132 orang. Sedangkan total jumlah pasien sembuh dan meninggal masing-masing sebanyak 1.278.965 orang dan 39.339 orang.

 

Dampak dari COVID 19 yang melanda seluruh dunia, juga sangat dirasakan oleh Indonesia. Tak hanya bisang kesehatan, namun juga berimbas pada bidang-bidang lain seperti ekonomi, pendidikan, dan sosial.

 

Dalam bidang kesehatan dapat dilihat dari bertambahnya jumlah pasien positif dari waktu ke waktu dengan berbagai gejala yang dirasakan dari ringan sampai berat. Secara ekonomi COVID 19 menimbulkan dampak yang cukup luas. Berdasarkan data kementerian tenaga kerja disebutkan sebanyak 74.430 perusahaan merumahkan pekerja dan PHK dengan jumlah pekerja/buruh/tenaga kerja sebanyak 1.200.031 orang.

 

Dalam bidang pendidikan dampaknya sangat dirasakan baik oleh lembaga pendidikan, pendidik, peserta didik, dan orang tua. Semua harus berubah pada cara belajar baru, beralih dari luring menjadi daring. Tentunya diikuti dengan berbagai drama  pendukung seperti harus membeli quota, bahkan merogoh uang lebih banyak agar dapat membali telepon pintar.

 

Dampak pada berbagai bidang kehidupan ini sangat dirasakan oleh semua orang. Kalangan atas, menengah, dan bawah semua terdampak, tanoa terkecuali.

 

Bagaimana tantangan menghadapi COVID-19  di masyarakat? Pemerintah melalui media cetak dan elektronik selalu memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menjaga diri. Diantara himbauan yang disampaikan pemerintah adalah himbauan untuk menjalankan protokol kesehatan meliputi mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menggunakan masker, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, dan membatasi aktivitas.

 

Tidak semua orang mau memperhatikan dan menjalankan himbauan yang disampaikan pemerintah. Saya beberapa kali disinggung dalam setiap pertemuan di lingkungan rumah ketika menyampaikan mengapa harus bermasker, dan bagaimana COVID-19. Bagaimana hasilnya? Sebagian dari mereka tetap teguh dengan pendirian mereka. Sangat sulit untuk untuk menerima masukan, himbauan yang disampaikan.

 

Saya mengalami sendiri bagaimana sulitnya memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat. Hingga saya memutuskan untuk meliburkan diri dari pertemuan rutin pekanan di lingkungan RT. Saya juga menghentikan sementara pertemuan rutin yang saya jalankan setiap dua pekanan. Semua saya lakukan dengan harapan dapat memberikan contoh bagi yang lain. Hingga suatu hari setelah sekian lama, ketua kelompok pengajian datang untuk meminta pertimbangan meliburkan pengajian. Saya merespon dengan baik informasi ini. Inilah sikap yang saya tunggu sejak lama.

 

"Tadi malam ketika pengajian rutin bapak-bapak, ada petugas yang datang, memberikan edukasi, dan himbauan-himbauan termasuk untuk tidak kumpul-kumpul." terang Ustad Heriyanto sembari meneruskan dengan pertanyaan yang meminta pertimbangan dari saya. Saya mendukung dan mengarahkan untuk segera mengumumkan kepada selurihnya.

 

Saya menyampaikan banyak hal berhubungan dengan COVID-19; gejala, bagaimana mencegah penyebaran, dan beberapa istilah Covid 19 seperti PDP, ODP dan OTG. Pertemuan ini juga saya gunakan untuk klarifikasi beberapa hal, salah satunya tentang mengapa saya harus tidak hadir dalam oengajian selama ini.

 

Saya tidak hadir dalam pengajian, karena saya menempatkan diri sebagai orang yang bisa terpapar ataupun memiliki potensi menularkan. Mengapa demikian? Karena saya masuk dalam kategori orang-orang yang aktif beraktivitas. Terlibat dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi, disinfeksi, dan merencanakan program ketahanan pangan bersama dengan para amil yang lain. 

 

Setiap hari memang sudah menjadi keseharian memberikan layanan sosial untuk edukasi dan disinfeksi temoat ibadah, sekolah, dan fasilitas umum. Dilanjut lagi dengan mengolah data mereka yang terdampak secara ekonomi. Dimana kemudian diikuti dengan penyebaran bantuan sembako untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

 

Begitu sibuknya, waktu bersama keluarga juga berkurang. Namun saya tetap berusaha untuk bisa segera tiba di rumah pada sore hari. Menemani anak-anak, agar mereka tetap merasakan sentuhan seorang ayah. Bisa menghibur mereka agar tidak bosan di rumah, karena selama pandemi tidak bisa pergi keluar jalan-jalan ke tempat wisata atau tempat umum lainnya.

 

BloggerDay 2021 Komunitas BloggercronyIndonesia

BloggerDay 2021 merupakan event yang diselenggarakan dalam rangka Anniversary Bloggercrony Community yang ke 6 tahun.  Komunitas Bloggercrony Indonesia merupakan sebuah wadah yang hadir untuk memfasilitasi para blogger untuk belajar bersama.

 

Berbagai kegiatan diselenggarakan pada BloggerDay 2021 dalam rangka 6th Anniversary Bloggercrony. Mengusung tema Keluarga Jempolan, hadir untuk menguatkan kebersamaan dan pertahanan keluarga selama pandemi. Acara yang menarik, dan menghadirkan nara sumber yang kompeten dan memiliki jam terbang tinggi.

 

Saat informasi pendaftaran dikeluarkan, saya segera mengakses link yang disediakan panitia. Saya berpikir, harus bergerak cepat agar  dapat  mengikuti event ini. Sebagai blogger pemula, saya sangat tertarik mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Bloggercrony. Termasuk berburu tiket untuk mendapatkan undangan mengikuti Virtual Gathering BloggerDay 2021.

 

Lega terasa saat menyelesaikan proses pendaftaran. Namun masih harap-harap cemas. Antara berharap untuk diundang dan cemas memikirkan apakah akan mendapatkan undangan dari panitia.  Bahagia dan bangga ketika melihat email dari bloggercrony. Harap-harap cemas pun seketika berubah menjadi bahagia. Akhirnya bisa bergabung dengan 100 blogger terpilih untuk mengikuti momen spesial ini. Keseruan terasa saat di dalam group khusus yang hanya beranggotakan 100 orang terpilih.

 

Event ini memberikan pengalaman berharga bagi keluarga besar BCC Squad dalam event ini. Dapat menambah pengetahuan, memperoleh ilmu baru yang sangat berharga bagi seorang blogger. Pemaparan dari para nara sumber sangat mengena dan sesuai dengan kondisi terkini yang terjadi di masyarakat.

 

Alur Kegiatan Virtual BloggerDay 2021

Acara pembukaan

Aura positif telah dirasakan saat dibuka oleh Gita Siwi selaku host. Seorang personal blog dan Founder JadiPresenter. Pembawaannya yang khas dalam membawakan acara membangun kedekatan emosi dengan para peserta.  Namun, tak lengkap jadinya jika kedekatan emosi yang sudah terbangun dibiarkan begitu saja. Pun tak sopan rasanya jika sebuah acara dibiarkan berjalan tanpa mengetahui siapa orang yang berjasa dalam menyiapkan acara yang begitu meriah. Acara yang mempertemukan banyak kepala dari berbagai daerah di nusantara. Dibuka dengan sambutan oleh Ketua Panitia (Fawwaz) dan dilanjutkan sambutan dari Ketua Bloggercrony . Patih Gajah Mada bagi blogber, yang berhasil menyatukan nusantara melalui dunia blog, Satto Raji atau biasa dikenal dengan panggilan Pak Lur.


Pengumuman Penghargaan

Menghubungkan acara pembuka dengan Opening Virtual Tour, panitia mempersembahkan penghargaan Most Wanted Blog Award kepada blogger terpilih. Dalam kesempatan ini, Herva Yulyanti berkesempatan menjadi yang terpilih. Penghargaan ini diberikan kepada blogger yang aktif menulis konten inspiratif, informatif, dan berisi pengetahuan bagi orang lain.

 

Virtual Family Trip bersama Kak Idfi

Setelah sekian purnama tak merasakan nikmatnya melakukan perjalanan bersama keluarga, kali ini bisa bersama-sama dengan keluarga dan keluarga besar BCC Squad mengikuti Family Trip ke USA. Sebelum memulai perjalanan, terlebih dahulu host mengajak seluruh peserta untuk berkenalan dengan Idfi Pancani, Licensed Tour Leader yang akan menemani perjalanan bersama keluarga

 

Kemampuannya sebagai seorang Licensed Tour Leader tak perlu diragukan lagi. Meskipun diselenggarakan dengan konsep virtual, semua terasa nyata. Seluruh rombongan dapat menikmati perjalanan dan mendapatkan penjelasan yang lengkap, tak bertele-tele, dan tentunya juga memberikan informasi edukatif selama perjalanan. 

 

Perjalanan mengunjungi beberapa destinasi wisata di USA memberikan kesan mendalam bagi keluarga, utamanya anak-anak. Melakukan perjalanan ke Gedung Putih, Air Terjun Niagara, Disney Land, Gerogia Aquarium, dan Liberty Statue.  Pernjalan menjadi lebih atraktif karena selama perjalanan dari satu destinasi ke detinasi berikutnya diselingi dengan permainan yang menjadikan anak-anak antusias untuk mengikuti perjalanan virtual selama satu jam melalui aplikasi zoom.

 

BloggerHangout Senjakala

Blogger Hangout Webinar 1: Senjakala Content Creator

Sebelum memasuki acara inti yang berisi materi pengembangan diri dan keluarga. Panitia, melalui host Gita Siwi mengajak seluruh peserta ikut berkompetisi menjawab beberapa pertanyaan yang bersifat wawasan umum dan pengenalan Komunitas Bloggercrony Indonesia. Semangat, terlihat dari grafik jawaban yang muncul setelah menjawab pertanyaan berbasis kahoot games. Hadiahpun kembali ditebar oleh panitia.

 

Blogger Hangout sesi pertama tentang “Senjakala “Content Creator” menghadirkan dua narasumber yang memiliki jam terbang tinggi. Dua narasumber yang di dapuk yaitu Maman Suherman dan Shafiq Pontoh. Maman Suherman atau akrab disapa Kang Maman merupakan sosok yang tidak asing, utamanya bagi penggemar tayangan khusus ILC. Dalam materinya beliau menyampaikan pentingnya kolaborasi antar generasi agar tetap bertahan di tengah persaingan global.  

 

Sesi yang dipandu Moderator Helen Simarmata kemudian dilanjutkan dengan narasumber kedua, seorang pegiat media sosial, Shafiq Pontoh. Sebagai seorang content creator ada beberapa hal yang dibutuhkan yaitu pengetahuan yang harus senantiasa dikembangkan dari waktu ke waktu, melatih skill (keterampilan) sehingga menjadi betul-betul menguasai bidang yang digeluti, dan menjadi pribadi yang bijak seiring bertambahnya usia.

 

BloggerHangout PJJ

Blogger Hangout Webinar 2: Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh

Webinar kedua tentang "Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh," dilaksanakan setelah acara lucky draw dan bloggercare. Lucky draw memberikan semangat bagi semua peserta yang tetap setia sejak pagi duduk menghadap laptop untuk mengikuti semua rangkaian kegiatan. Ucapan selamat berdatangan ketika pemenang lucky draw satu persatu disebutkan oleh panitia.

 

Sebagai wujud kebersamaan dan kekeluargaan dalam BCC Squad, acara dilanjutkan dengan BloggerCare, yaitu penggalangan dana dari peserta yang mana hasilnya akan digunakan untuk membantu keluarga besasr BCC Squad yang membutuhkan.

 

Helen Simamarta kembali memandu kegiatan pada sesi webinar kedua ini. Dengan penampilan yang berbeda dari sesi webinar menunjukkan betapa sosok yang satu ini sangat memperhatikan penampilan. Sesi kali ini dibuka dengan berbagi pengalaman menjadi orang tua di masa pandemi. Kania Safitri, seorang influencer yang diundang dalam sesi ini banyak berbagi pengalaman mendampingi kedua anaknya dalam mengikuti pembelajaran secara daring selama pandemi.

 

Selesai sharing dari Kania Safitri, sesi dilanjutkan dengan pemaparan oleh Ifa H. Misbach.  Dalam sesinya, Psikolog Klinis ini memaparkan tentang beberapa hal diantaranya kesulitan yang dihadapi orang tua selama mendampingi anak belajar di rumah dan tahap perkembangan anak. Selain itu beliau juga memberikan penjelasan tentang 12 Indra yang oleh Steiner dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

  1. The Lower Sense – “Willing Sense” (Kelompok Indera Rendah – Indra yang mendorong kemauan), indera ini berkembang sejak lahir sampai usia 7 Tahun. Inera ini melipusi, indera sentuhan, indera kehidupan, Indera gerakan, dan indera keseimbangan.
  2. The Middle Sense – Feeling Senses (Kelompok Indera Tengah – Indera yang menumbuhkan Perasaan). Indera ini berkembang pada usia 7 – 14 tahun, yang meliputi indera penciuman, indera penglihatan, indera perasa, dan indera yang berkaitan dengan suhu.
  3. The Upper Sebses – Thinking Senses (Kelompok Indera Atas – Indera yang terkait dengan Kognitif atau pembentukan konsep). Indera ini meliputi indera pendengaran, indera berkaitan dengan kemapuan berbicara, indera akal pikiran, dan indera berhubungan dengan kepekaan. Indera pada upper senses ini berkembang pada usia 14-21 tahun.

Selain memaparkan tentang 12 indera di atas, Ifa H. Misbah juga mengajak para orang tua, pengajar untuk ikut merasakan kondisi yang dihadapi anak selama belajar secara daring. 

Rangkaian acara bertabur berkah untuk mewujudkan keluarga jempolan pada BloggerDay 2021 ini dapat berjalan dengan lancar atas dukungan dari 

1. KITATAMA EVENT

2. Idfi Pancani (Virtual Family Trip)

3. Narasumber BloggerHangout : Maman Suherman, Shafiq Pontoh, Ifa H. Misbah, Kania Safitri.

4. Gita Siwi (Host)

5. Helen Simamarta (Moderator), dan 

6. Bloggerpreneur: @duorajistore @katalensaku.photoworks @ebigsoo_fashion_ @anesacooking @geraiaksesoris2 @aykoprojects @makarame @resepdapurayah @dapursesukahati @hennahijab_collection @asiboostertea @kitatama.id @sreehandmate @photo_coffee_


Sumber:

https://www.google.com/amp/s/nasional.okezone.com/amp/2021/03/19/337/2380730/update-corona-di-indonesia-19-maret-2021-positif-1-450-132-orang-1-278-965-sembuh-dan-39-339-meninggal

https://kemnaker.go.id/news/detail/menaker-ida-fauziyah-minta-pengusaha-jadikan-phk-sebagai-langkah-terakhir


14 comments:

  1. Rutinitasnya padat juga Ayah Ugi tapi tetap menyempatkan mengikuti acara Bloggercrony tempo hari dan menuliskannya. Masya Allah. Semoga semakin mantap ngeblognya setelah mengikuti acara ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah pas dapat kesempatan, bersyukur bisa belajar dari para senior. Termasuk dari tulisan mb Mugniar. Semoga bisa Istiqomah seperti mb.

      Delete
  2. Saya ketinggalan acara Blogger Crony ini huhu. Baca artikel ini jadi sedikit tahu apa saja yang disampaikan dalam acara itu.Seru banget ternyata ya :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul kak, seru banget, apalagi pas family virtual trip, anak anak senang banget

      Delete
  3. Semangat y pak.. tetap aktif berkegiatan dan bekerja tak harus tatap muka, bisa jga via online

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap kak... Bekerja tetap offline sejak pandemi. hanya beberapa hari saja online nya.

      Delete
  4. Wah keren bngt event ini, saya juga mau dong bergabung di blogger crony. Mantap ayah ugi ulasannya. Semoga pandemi segera berlalu. Udah banyak orang dilingkaran keluarga yg sudah kena covid 19. Tadinya hanya baca di berita sekarang bnyk yg sudah posting sendiri di medsos yg terpapar virus ini. Semoga kita dijauhkan dr penyakit ini. Stay strong 💪 stay healthy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you mb Risma atas semangatnya. Yuk gabung aja mb. Bisa akses websitenya.

      Delete
  5. Saya nggak bisa ikutan acara BloggerCrony nih... karena bermacam kesibukan kala itu. Ayahugi makasih banyak nih udah mau sharing buat Anniversary nya. Hmm... Ayah Ugi emang keluarga jempolan!

    ReplyDelete
  6. Blog yang kece ini. Jarang-jarang cowo ngebahas tentang parenting. Tapi ayahugi membahasnya. Seneng sekali rasanya.

    ReplyDelete
  7. wah seru banget ya pasti acaranya kak, sayangnya pas ini saya ga ikutan. tapi membaca ini jadi kayak ikutan acaranya rasanya, sukses buat Ayah Ugi dan juga Bloggercrony ya

    ReplyDelete
  8. Acara Blogger Day dari BloggerCrony ini selalu saja seru, teringat beberapa tahun lalu ngadain acara di Bandung pengen juga sih suatu saat gabung di komunitas ini, etapi apa boleh ya kalau dari Sumatera gitu? :)

    ReplyDelete
  9. stay safe and stay healthy everyone :D

    ReplyDelete
  10. Keren, ayah ugi. Kok ga ajak2 acara seru gini? Daftarnya dimana?

    ReplyDelete