Saturday, March 20, 2021

,


Ayah ugi parenting
Virtual Trip Bloggercrony


Setahun lalu COVID 19 dinyatakan masuk Indonesia. Kasus Covid 19 diumumkan lpada 02 Maret 2021. Kabar masuknya virus ini ke Indonesia diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

 

Hingga 19 Maret 2021 jumlah kasus positif COVID 19 masih terus bertambah. Berdasarkan informasi dari nasional.okezone.com disebutkan bahwa jumlah kasus positif hingga 19 Maret 2021 tercatat mencapai 1.450.132 orang. Sedangkan total jumlah pasien sembuh dan meninggal masing-masing sebanyak 1.278.965 orang dan 39.339 orang.

 

Dampak dari COVID 19 yang melanda seluruh dunia, juga sangat dirasakan oleh Indonesia. Tak hanya bisang kesehatan, namun juga berimbas pada bidang-bidang lain seperti ekonomi, pendidikan, dan sosial.

 

Dalam bidang kesehatan dapat dilihat dari bertambahnya jumlah pasien positif dari waktu ke waktu dengan berbagai gejala yang dirasakan dari ringan sampai berat. Secara ekonomi COVID 19 menimbulkan dampak yang cukup luas. Berdasarkan data kementerian tenaga kerja disebutkan sebanyak 74.430 perusahaan merumahkan pekerja dan PHK dengan jumlah pekerja/buruh/tenaga kerja sebanyak 1.200.031 orang.

 

Dalam bidang pendidikan dampaknya sangat dirasakan baik oleh lembaga pendidikan, pendidik, peserta didik, dan orang tua. Semua harus berubah pada cara belajar baru, beralih dari luring menjadi daring. Tentunya diikuti dengan berbagai drama  pendukung seperti harus membeli quota, bahkan merogoh uang lebih banyak agar dapat membali telepon pintar.

 

Dampak pada berbagai bidang kehidupan ini sangat dirasakan oleh semua orang. Kalangan atas, menengah, dan bawah semua terdampak, tanoa terkecuali.

 

Bagaimana tantangan menghadapi COVID-19  di masyarakat? Pemerintah melalui media cetak dan elektronik selalu memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menjaga diri. Diantara himbauan yang disampaikan pemerintah adalah himbauan untuk menjalankan protokol kesehatan meliputi mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menggunakan masker, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, dan membatasi aktivitas.

 

Tidak semua orang mau memperhatikan dan menjalankan himbauan yang disampaikan pemerintah. Saya beberapa kali disinggung dalam setiap pertemuan di lingkungan rumah ketika menyampaikan mengapa harus bermasker, dan bagaimana COVID-19. Bagaimana hasilnya? Sebagian dari mereka tetap teguh dengan pendirian mereka. Sangat sulit untuk untuk menerima masukan, himbauan yang disampaikan.

 

Saya mengalami sendiri bagaimana sulitnya memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat. Hingga saya memutuskan untuk meliburkan diri dari pertemuan rutin pekanan di lingkungan RT. Saya juga menghentikan sementara pertemuan rutin yang saya jalankan setiap dua pekanan. Semua saya lakukan dengan harapan dapat memberikan contoh bagi yang lain. Hingga suatu hari setelah sekian lama, ketua kelompok pengajian datang untuk meminta pertimbangan meliburkan pengajian. Saya merespon dengan baik informasi ini. Inilah sikap yang saya tunggu sejak lama.

 

"Tadi malam ketika pengajian rutin bapak-bapak, ada petugas yang datang, memberikan edukasi, dan himbauan-himbauan termasuk untuk tidak kumpul-kumpul." terang Ustad Heriyanto sembari meneruskan dengan pertanyaan yang meminta pertimbangan dari saya. Saya mendukung dan mengarahkan untuk segera mengumumkan kepada selurihnya.

 

Saya menyampaikan banyak hal berhubungan dengan COVID-19; gejala, bagaimana mencegah penyebaran, dan beberapa istilah Covid 19 seperti PDP, ODP dan OTG. Pertemuan ini juga saya gunakan untuk klarifikasi beberapa hal, salah satunya tentang mengapa saya harus tidak hadir dalam oengajian selama ini.

 

Saya tidak hadir dalam pengajian, karena saya menempatkan diri sebagai orang yang bisa terpapar ataupun memiliki potensi menularkan. Mengapa demikian? Karena saya masuk dalam kategori orang-orang yang aktif beraktivitas. Terlibat dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi, disinfeksi, dan merencanakan program ketahanan pangan bersama dengan para amil yang lain. 

 

Setiap hari memang sudah menjadi keseharian memberikan layanan sosial untuk edukasi dan disinfeksi temoat ibadah, sekolah, dan fasilitas umum. Dilanjut lagi dengan mengolah data mereka yang terdampak secara ekonomi. Dimana kemudian diikuti dengan penyebaran bantuan sembako untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

 

Begitu sibuknya, waktu bersama keluarga juga berkurang. Namun saya tetap berusaha untuk bisa segera tiba di rumah pada sore hari. Menemani anak-anak, agar mereka tetap merasakan sentuhan seorang ayah. Bisa menghibur mereka agar tidak bosan di rumah, karena selama pandemi tidak bisa pergi keluar jalan-jalan ke tempat wisata atau tempat umum lainnya.

 

BloggerDay 2021 Komunitas BloggercronyIndonesia

BloggerDay 2021 merupakan event yang diselenggarakan dalam rangka Anniversary Bloggercrony Community yang ke 6 tahun.  Komunitas Bloggercrony Indonesia merupakan sebuah wadah yang hadir untuk memfasilitasi para blogger untuk belajar bersama.

 

Berbagai kegiatan diselenggarakan pada BloggerDay 2021 dalam rangka 6th Anniversary Bloggercrony. Mengusung tema Keluarga Jempolan, hadir untuk menguatkan kebersamaan dan pertahanan keluarga selama pandemi. Acara yang menarik, dan menghadirkan nara sumber yang kompeten dan memiliki jam terbang tinggi.

 

Saat informasi pendaftaran dikeluarkan, saya segera mengakses link yang disediakan panitia. Saya berpikir, harus bergerak cepat agar  dapat  mengikuti event ini. Sebagai blogger pemula, saya sangat tertarik mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Bloggercrony. Termasuk berburu tiket untuk mendapatkan undangan mengikuti Virtual Gathering BloggerDay 2021.

 

Lega terasa saat menyelesaikan proses pendaftaran. Namun masih harap-harap cemas. Antara berharap untuk diundang dan cemas memikirkan apakah akan mendapatkan undangan dari panitia.  Bahagia dan bangga ketika melihat email dari bloggercrony. Harap-harap cemas pun seketika berubah menjadi bahagia. Akhirnya bisa bergabung dengan 100 blogger terpilih untuk mengikuti momen spesial ini. Keseruan terasa saat di dalam group khusus yang hanya beranggotakan 100 orang terpilih.

 

Event ini memberikan pengalaman berharga bagi keluarga besar BCC Squad dalam event ini. Dapat menambah pengetahuan, memperoleh ilmu baru yang sangat berharga bagi seorang blogger. Pemaparan dari para nara sumber sangat mengena dan sesuai dengan kondisi terkini yang terjadi di masyarakat.

 

Alur Kegiatan Virtual BloggerDay 2021

Acara pembukaan

Aura positif telah dirasakan saat dibuka oleh Gita Siwi selaku host. Seorang personal blog dan Founder JadiPresenter. Pembawaannya yang khas dalam membawakan acara membangun kedekatan emosi dengan para peserta.  Namun, tak lengkap jadinya jika kedekatan emosi yang sudah terbangun dibiarkan begitu saja. Pun tak sopan rasanya jika sebuah acara dibiarkan berjalan tanpa mengetahui siapa orang yang berjasa dalam menyiapkan acara yang begitu meriah. Acara yang mempertemukan banyak kepala dari berbagai daerah di nusantara. Dibuka dengan sambutan oleh Ketua Panitia (Fawwaz) dan dilanjutkan sambutan dari Ketua Bloggercrony . Patih Gajah Mada bagi blogber, yang berhasil menyatukan nusantara melalui dunia blog, Satto Raji atau biasa dikenal dengan panggilan Pak Lur.


Pengumuman Penghargaan

Menghubungkan acara pembuka dengan Opening Virtual Tour, panitia mempersembahkan penghargaan Most Wanted Blog Award kepada blogger terpilih. Dalam kesempatan ini, Herva Yulyanti berkesempatan menjadi yang terpilih. Penghargaan ini diberikan kepada blogger yang aktif menulis konten inspiratif, informatif, dan berisi pengetahuan bagi orang lain.

 

Virtual Family Trip bersama Kak Idfi

Setelah sekian purnama tak merasakan nikmatnya melakukan perjalanan bersama keluarga, kali ini bisa bersama-sama dengan keluarga dan keluarga besar BCC Squad mengikuti Family Trip ke USA. Sebelum memulai perjalanan, terlebih dahulu host mengajak seluruh peserta untuk berkenalan dengan Idfi Pancani, Licensed Tour Leader yang akan menemani perjalanan bersama keluarga

 

Kemampuannya sebagai seorang Licensed Tour Leader tak perlu diragukan lagi. Meskipun diselenggarakan dengan konsep virtual, semua terasa nyata. Seluruh rombongan dapat menikmati perjalanan dan mendapatkan penjelasan yang lengkap, tak bertele-tele, dan tentunya juga memberikan informasi edukatif selama perjalanan. 

 

Perjalanan mengunjungi beberapa destinasi wisata di USA memberikan kesan mendalam bagi keluarga, utamanya anak-anak. Melakukan perjalanan ke Gedung Putih, Air Terjun Niagara, Disney Land, Gerogia Aquarium, dan Liberty Statue.  Pernjalan menjadi lebih atraktif karena selama perjalanan dari satu destinasi ke detinasi berikutnya diselingi dengan permainan yang menjadikan anak-anak antusias untuk mengikuti perjalanan virtual selama satu jam melalui aplikasi zoom.

 

BloggerHangout Senjakala

Blogger Hangout Webinar 1: Senjakala Content Creator

Sebelum memasuki acara inti yang berisi materi pengembangan diri dan keluarga. Panitia, melalui host Gita Siwi mengajak seluruh peserta ikut berkompetisi menjawab beberapa pertanyaan yang bersifat wawasan umum dan pengenalan Komunitas Bloggercrony Indonesia. Semangat, terlihat dari grafik jawaban yang muncul setelah menjawab pertanyaan berbasis kahoot games. Hadiahpun kembali ditebar oleh panitia.

 

Blogger Hangout sesi pertama tentang “Senjakala “Content Creator” menghadirkan dua narasumber yang memiliki jam terbang tinggi. Dua narasumber yang di dapuk yaitu Maman Suherman dan Shafiq Pontoh. Maman Suherman atau akrab disapa Kang Maman merupakan sosok yang tidak asing, utamanya bagi penggemar tayangan khusus ILC. Dalam materinya beliau menyampaikan pentingnya kolaborasi antar generasi agar tetap bertahan di tengah persaingan global.  

 

Sesi yang dipandu Moderator Helen Simarmata kemudian dilanjutkan dengan narasumber kedua, seorang pegiat media sosial, Shafiq Pontoh. Sebagai seorang content creator ada beberapa hal yang dibutuhkan yaitu pengetahuan yang harus senantiasa dikembangkan dari waktu ke waktu, melatih skill (keterampilan) sehingga menjadi betul-betul menguasai bidang yang digeluti, dan menjadi pribadi yang bijak seiring bertambahnya usia.

 

BloggerHangout PJJ

Blogger Hangout Webinar 2: Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh

Webinar kedua tentang "Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh," dilaksanakan setelah acara lucky draw dan bloggercare. Lucky draw memberikan semangat bagi semua peserta yang tetap setia sejak pagi duduk menghadap laptop untuk mengikuti semua rangkaian kegiatan. Ucapan selamat berdatangan ketika pemenang lucky draw satu persatu disebutkan oleh panitia.

 

Sebagai wujud kebersamaan dan kekeluargaan dalam BCC Squad, acara dilanjutkan dengan BloggerCare, yaitu penggalangan dana dari peserta yang mana hasilnya akan digunakan untuk membantu keluarga besasr BCC Squad yang membutuhkan.

 

Helen Simamarta kembali memandu kegiatan pada sesi webinar kedua ini. Dengan penampilan yang berbeda dari sesi webinar menunjukkan betapa sosok yang satu ini sangat memperhatikan penampilan. Sesi kali ini dibuka dengan berbagi pengalaman menjadi orang tua di masa pandemi. Kania Safitri, seorang influencer yang diundang dalam sesi ini banyak berbagi pengalaman mendampingi kedua anaknya dalam mengikuti pembelajaran secara daring selama pandemi.

 

Selesai sharing dari Kania Safitri, sesi dilanjutkan dengan pemaparan oleh Ifa H. Misbach.  Dalam sesinya, Psikolog Klinis ini memaparkan tentang beberapa hal diantaranya kesulitan yang dihadapi orang tua selama mendampingi anak belajar di rumah dan tahap perkembangan anak. Selain itu beliau juga memberikan penjelasan tentang 12 Indra yang oleh Steiner dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

  1. The Lower Sense – “Willing Sense” (Kelompok Indera Rendah – Indra yang mendorong kemauan), indera ini berkembang sejak lahir sampai usia 7 Tahun. Inera ini melipusi, indera sentuhan, indera kehidupan, Indera gerakan, dan indera keseimbangan.
  2. The Middle Sense – Feeling Senses (Kelompok Indera Tengah – Indera yang menumbuhkan Perasaan). Indera ini berkembang pada usia 7 – 14 tahun, yang meliputi indera penciuman, indera penglihatan, indera perasa, dan indera yang berkaitan dengan suhu.
  3. The Upper Sebses – Thinking Senses (Kelompok Indera Atas – Indera yang terkait dengan Kognitif atau pembentukan konsep). Indera ini meliputi indera pendengaran, indera berkaitan dengan kemapuan berbicara, indera akal pikiran, dan indera berhubungan dengan kepekaan. Indera pada upper senses ini berkembang pada usia 14-21 tahun.

Selain memaparkan tentang 12 indera di atas, Ifa H. Misbah juga mengajak para orang tua, pengajar untuk ikut merasakan kondisi yang dihadapi anak selama belajar secara daring. 

Rangkaian acara bertabur berkah untuk mewujudkan keluarga jempolan pada BloggerDay 2021 ini dapat berjalan dengan lancar atas dukungan dari 

1. KITATAMA EVENT

2. Idfi Pancani (Virtual Family Trip)

3. Narasumber BloggerHangout : Maman Suherman, Shafiq Pontoh, Ifa H. Misbah, Kania Safitri.

4. Gita Siwi (Host)

5. Helen Simamarta (Moderator), dan 

6. Bloggerpreneur: @duorajistore @katalensaku.photoworks @ebigsoo_fashion_ @anesacooking @geraiaksesoris2 @aykoprojects @makarame @resepdapurayah @dapursesukahati @hennahijab_collection @asiboostertea @kitatama.id @sreehandmate @photo_coffee_


Sumber:

https://www.google.com/amp/s/nasional.okezone.com/amp/2021/03/19/337/2380730/update-corona-di-indonesia-19-maret-2021-positif-1-450-132-orang-1-278-965-sembuh-dan-39-339-meninggal

https://kemnaker.go.id/news/detail/menaker-ida-fauziyah-minta-pengusaha-jadikan-phk-sebagai-langkah-terakhir


Monday, March 15, 2021

,

Keluargaku Surgaku merupakan judul buku yang ditulis oleh Ust. Yusuf Mansur. Pada halaman depan buku terbitan penerbit Zikrul Hakim ada tulisan yang menarik sekaligus menjadi motivasi yaitu "Menjadikan Anak sebagai Investasi Terbaik Dunia Akhirat."

Buku yang dicetak pertama kali pada 2014 ini membahas beberapa hal berkaitan dengan parenting. Setidaknya ada 10 pembahasan dalam buku setebal 176 halaman ini.

ayah ugi parenting
Cover Buku Keluargaku Surgaku

1.  Ajarkan Tauhid dan Akhlak Mulia Pada Anak

Disini dijelaskan bahwa anak adalah amanah. Jika orang tua tak mampu mengenalkan anak kepada penciptanya, Allah Swt maka amanah dianggap gagal untuk dilaksanakan.


Dalam mengenalkan anak kepada Allah dan RasulNya maka diperlukan perhatian orang tua, dibutuhkan komunikasi antara orang tua dan anak.


Kondisi nyata tentang komunikasi menjadi slaah satu yang diungkap dalam buku ini dimana dewasa ini seiring perkembangan zaman,tuntutan zaman, membuat orang tua sulit untuk berkomunikasi dengan anak.


Komunikasi antara orang tua dan anak bukan hanya satu arah tapi lebih pada dua arah, atau terbangun adanya dialog. Banyak contohkan dialog atau komunikasi antara ornag tua dan anak, dalam Al Qur'an salah satunya adalah kisah Nabi Ibrahim A.S. dengan putranya Ismail.


Ustads Yusuf Mansur menekankan bahwa dalam pendidikan Tauhid, dan akhlak harus ada komunikasi yang inten, komunikasi proses bukan sekedar hasil. Beliau mencontohkan, irnagvtua zaman dulu mengajak anak untuk belanja, memasak, baru makan bersama. Zaman sekarang, anak dipanggil hanya untuk makan.


Beliau mengajak semua pembaca untuk menyampaikan salah satu hadits sebagai berikut kepada anak dalam setial kegiatan.

ياغلام،سم الله،وكل بيمينك،وكل ممايليك

"Wahai anakku! Sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari dekat" (HR Al Bukhari)


2. Anak Adalah Kekayaan Kita

Pokok bahasan ini dimulai dengan kisah singkat betapa banyak orang yang belum memiliki anak rela untuk menjalankannprogram hamil, program bayi tabung yang tentunya menghabiskan uang yang tak sedikit. Ada pula yang bisa punya anak setelah menyedekahkan rumah, mobil, atau harta lainnya.


Beruntunglah orang tua yang dalam pernikahannya sudah dikarunia anak tanpa program bayi tabung dan lainnya. Ini sebuah kekayaan luar biasa. Sebuah investasi yang tak ternilai harganya.


Maka dari itu sebagai orang tua sudah seharusnya menjalankan tugasnya dengan baik, merawat anak dengan penuh tanggung jawab, memberikan kasih sayang,dan membekali anak dengan bekal-bekal tauhid. Karena anak begitu berharga utamanya untuk orang tua kelak. Jika sejak dini diajarkan tentang sholat, kasih sayang, gemar berbagi, senang membaca Al Qur'an. Maka inilah investasi orang tua.


Dalam buku ini Ustad Yusuf Mansur juga mengajarkan doa agar dikaruniakan anak yang sholeh dan sholehah. Berikut tata caranya:

1. Membaca Basmalah (Bismillahirrahmaanirrahiim)

2. Membaca Shalawat Nabi sebagai pengantar agar doa diterima Allah. 

( Allahumma shalli wa sallim wa barik 'ala Sayyidina Muhamamd wa 'ala alai Sayyidina Muhammad).

3. Membaca Istigfar (Astagfirullahal 'Azhiim) sembari mengingat kesalahan kita sebagai orang tua yang mungkin lupa mengajarkan anak sholat, lupa mengajarkan membaca Al quran, dll.

4. Memuji Allah dengan sekurang-kurangnya mengucap "Alhamdulillah."

5. Bacalah doa kita.

parenting
Contoh doa dan urutan cara


3. Cara Mengasuransikan Anak

Tak hanya harta kekayaan yang diasuransikan, anak ternyata juga perlu diasuransikan. Bagaimana mengasuransikan anak? Ustad Yusuf Mandur menyampaikan bahwa orang tua perlu mengasuransikan anak dengan jalan sedekah.


Konsep yang diapakai beliau, yang bisa kita tiru adalah konsep 1 anak kita 2 anak yatim. Jika kita punya satu anak, maka sedekahlah kepada dua anak yatim. Lebih jauh beliau menjelaskan, bahwa yang pertama untuk kebaikannya supaya keluar dan yang kedua untuk keburukannya supaya tidak keluar.


4. Jagalah Diri dan Keluarga dari Api Neraka

Beliau memulai tulisannya dengan berbagai kondisi yang ada di nasyarakat seperti penggunaan narkoba, bahkan hamil di luar nikah. Saya tertarik dengan cerita beliau, dari 10 undangan resepsi pernikahan, 5 sudah hamil duluan. Parahnya orang-orang menganggapnya sebagai candaan. Padahal ini masalah besar, masalah serius.

Allah memerintahkan kita, manusia, untuk dapat menjaga diri dan keluarga dari siksa api neraka. Sebagaimana firmanNya:

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”(Q.S. At-Tahrim 66:6)

Beliau menekankan bahwa anak mencontoh orang tuanya seperti kutipan berikut "Anak itu 'kan mencontoh yang tua-tua. Makanya Allah bilang apa? Anfusakum-nya (diri sendiri) bener, nanti ahlikum-nya (keluarga) juga insya Allah bener."

Allah memerintahkan kita, orang tua menjaga diri dan keluarga dari siksa api neraka. Sehingga sebagai orang tua harus betul - betul memperhatikan perbuatan dan tingkah laku anak-anak, memberikan mereka bekal pendidikan agama yang baik, mengenalkan mereka dengan Allah, dan kebaikan-kebaikan lain sehingga tak terjerumus dalam dosa.


5. Kiat- Kiat Menyiapkan Generasi Qur'ani

Ada poin menarik yang membuat saya betah di bab ini. Bab yang terdiri dari 15 halaman. Ketika mempelajari Al Qur'an, anak-anak kita harus dipersiapkan terlebih dahulu agar hati, pikiran, dan akhlaknya terisi dengan Al Qur'an.


Beliau menuliskan ada kekeringan ruh ketika dalam belajar Al Quran diukur dengan nilai, dengan angka,  bukan kebahagiaan atai kesenangan akan Al Qur'an itu sendiri.


6. Anak yang Menyejukkan Hati #1

Pesan dalam bab ini adalah perlunya orang tua untuk memiliki rasa khawatir, rasa takut. Bagaimana jika anak tak bisa mengaji? Bisakah anak-anak membaca Al Qur'an dengan baik. Bisakah kita orang tua meninggalkan anak-anak yang selalu sujud kepada Allah, takut kepada Allah, dan tidak mau berbuat maksiat?


Beliau menekankan pentingnya memiliki anak yang dapat membaca Al Qur'an dan menjalankan ibadah dengan kesadaran diri karena sudah dibentuk oleh orang tua. Anak yang bacaannya menyejukkan hati, menenangkan jiwa yang mendengarnya.


7. Anak Menyejukkan Hati #2

Beliau menuliskan bahwa selain Nabi Ibrahim A.S., ada sosok yang juga mengkhawatirkan anaknya yaitu Luqman Hakim. Sosok yang Allah abadikan kisahnya di dalam Al Qur'an.


Apa yang diajarkan oleh Luqman kepada anaknya? Maka karena kekhawatirannya, Luqman mengajarkan anaknya tentang Tauhid kepada Allah.Mengajarkan anak cinta pada Allah dan Rasulullah. Salah satu cara menumbuhkan kecintaan itu adalah dengan mengajarkan Al Qur'an dan mengajak anak berdialog, serta mengenalkan Tuhannya dalam setiap aktivitas.


8. Jadikanlah Anak sebagai Investasi Akhirat

Dalam bab ini dituliskan tiga investasi yang dapat dilakukan oleh kita selagi hidup,yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat,dan anak sholih yang mendoakan orang tuanya.

Kisah Subuh Terakhir bersama Rasulullah


9. Wasiat Terakhir Rasulullah Saw ( Sebuah Pelajaran untuk Keluarga Kita)

Diantara yang perlu menjadi pelajaran bagi kita adalah dengan mempelajari Sirah Nabawiyah, Sejarah Nabi Muhammad Saw. Ust. Yusuf Mansur mengangkat kisah subuh terakhir Rasulullah SAW. Di mana selepas sholat subuh, Rasulullah Saw langsung menghadapkan wajahnya kepada para Sahabat dan membacakan ayat terakhir Surat Al Kahfi, yaitu ayat 110 yang artinya:

"Katakankah, Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku,'Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa.' Barang siapa yang mengharap perjumpaan  dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang sholeh, dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya."


Para sahabat yang mendengar ayat ini dan mengerti akan isinya semakin menangi, diantaranya Abu Bakar R.A. Seakan Rasulullah ingin  berkata kepada kita seluruh umatnya, jika beliau adalah seperti manusia biasa pada umumnya, butuh makan, minum, dan beliaupun akan kembali kepada Allah Swt.


Sungguh wasiat terakhir adalah wasiat yang mengingatkan kita untuk senantiasa menambah bekal di kehidupan akhirat dengan beramal sholih, dan mendidik akhlak anak-anak. Mengajarkan sunnah-sunnah Rasulullah sehingga kita semua mencintainya. Mencintai sosok yang sangat mencintai umatnya.


10. Cara Menjaga Keluarga Kita dari Kerusakan.

Topik ini dibuka dengan sebuah nasihat, "Saudaraku, tugas kita sebagai hamba Allah adalah melayani Allah, beribadah kepada Allah."


Disebutkan dalam buku ini bahwa sebagai ayah, ibu, sebagai orang tua salah satu tugasnya adalah mencegah dan menjaga keluarga dari kerusakan.


Cara yang dapat dilakukan adalah menjadikan apa-apa yang dijalankan di dunia ini agar bernilai akhirat. Memperbaiki niat, senantiasa mengingatkan dalam kebaikan, dan saling menguatkan serta memberikan dukungan dalam keluarga agar bisa bersama mendekat kepada Allah dengan menjalankan ibadah, seperti sholat malam, sholat dhuha, dan ibadah-ibadah lainnya.


Membaca buku ini, sebagai orang tua merasa diingatkan untuk dapat betul - betul memperhatikan anak yang merupakan amanah. Anak yang begitu ditunggu - tunggu kehadirannya. Anak yang begitu berharga keberadaannya. Semoga kita dapat menjadi orang tua yang dapat merawat, menjaga, memberikan perhatian dan kasih sayang, serta mengisi amanah itu dengan segala kebaikan dan amal sholih. Pada akhirnya, yang kita harapkan dari usaha dalam menjaga amanah dengan baik ini adalah anak yang sholih yang senantiasa mendoakan orang tuanya. Anak yang taat tanpa harus diingatkan oleh orang tua. Aanak yang selalu mengingat Allah dan dapat menjauhkan diri dari maksiat.

Sunday, March 14, 2021

,

ayah ugi parenting
Ayahugi mendorong adik Balqis menuju wahana bermain

Saat melakukan perjalanan selalu meninggalkan kesan indah bagi setiap yang melakukannya. Selalu saja ada hal khusus yang dirasakan. Baik objek yang dikunjungi, fasilitas yang ditawarkan, atau juga kulinernya.

Sebelum pandemi saya bersama teman-teman dan keluarga berkesempatan mengunjungi destinasi wisata Taman Safari Prigen yang berada di Pasuruan, Jawa Timur.

Perjalanan dimulai dengan berkumpul di meeting point pada waktu yang sudah ditentukan. Satu persatu setiap keluarga datang. Suasana yang semula sepi berangsur menjadi ramai. Suasana dingin pun menjadi hangat dengan perbincangan dari masing-masing orang

Canda tawa terdengar memecah keheningan malam. Sesekali terlihat para ibu menenangkan anaknya yang sedang tertidur di gendongan. Lantas mereka lanjutkan kembali perbincangan mereka.

Dilain tempat peserta lelaki terlihat sibuk mengangkat tas bawaan keluarga. Memasukkannya ke dalam bagasi bis yang sudah disewa bersama.

Semua sudah siap, seluruh penumpang sudah berada di dalam bis. Sebelum berangkat, satu persatu di panggil untuk memastikan semua sudah di dalam. 

Setelah semua dipastikan siap, driver bis melajukan bis menuju lokasi yang dituju. Selama perjalanan satu persatu mulai tertidur. Semua bangun ketika berhenti di salah satu masjid untuk menunaikan dholat subuh. Kemudian beberapa kilometer setelahnya berhenti di rumah makan untuk sarapan pagi.

Saya dan rombongan tiba di Taman Safari pada pagi hari. Kendaraan langsung menuju area parkir. Sambil menunggu proses pembelian tiket, semua bersantai sejenak. Semua keluar dari bis. Menikmati udara segar pagi. Melihat hijaunya tanaman yang ada di sekitar area parkir.

Paket Tiket Masuk

Saat berkunjung ke Taman Safari sebaiknya direncanakan sejak dari rumah terkait wahana apa yang akan dikunjungi. Disini tersedia tiga jenis tiket yaitu:

1. Tiket Badak

    Wahana yang ddapat dinkmati dengan membeli tiket badak yaitu Safari Adventure, Baby Zoo, Aquatik Land, All Education Shows, 22 Wahana Permainan dan Safari Water World.

2. Tiket Gajah

    Paket ini memberikan pengalaman untuk menikmati wahana Safari Adventure, 6 Education Shows, 22 Wahana Permainan, Safari Water World dan sinema 6D 2 Film.

3. Tiket Rusa

    Wahana yang dapat dinkmati dengan membeli tiket rusa yaitu Safari Adventure, Baby Zoo, 6 Education Shows,dan 2 Shows pilihan.
.
Disini saya dan rombongan memilih membeli tiket gajah. Tiket sudah didapatkan, kini semua kembali masuk ke dalam bis. Bis mulai melaju memasuki area. Anak-anak terlihat begitu riang. Semua melihat ke arah luar kaca. Pun dengan para orang tua, tak kalah antusias mendampingi anak-anaknya. Termasuk saya. Bagi yang sudah menjadi orang tua dan memiliki anak pasti akan tahu bagaimana reaksi anak-anak. Mereka terlihat girang, banyak bertanya tentang yang ditemukan dan dilihat selama perjalanan.

ayah ugi parenting
Potret salah satu satwa di Taman Safari Prigen


Safari Adventure World

Safari Adventure World bagian yang paling berkesan bagi saya dan keluarga. Tempat rekreasi sekaligus konservasi satwa ini memberikan kesan tersendiri. Menikmati berbagai jenis satwa yang ada di dalamnya. Bersaman keluarga mengeksplorasi segala yang ada di wahana. Melihat dan mengenalkan jenis-jenis hewan yang ditemui yang hidup lepas di alam bebas.

Destinasi yang berada di Lereng Gunung Arjuna ini memang memberikan pengalaman yang berharga. Pengalaman yang tak terlupakan. Dapat melihat begitu beraneka jenis satwa. Lebih dari 40 jenis satwa terdapat disini seperti Lamia, Bison, Kalkun, Beruang, Harimau, Singa, Gajah, Jerapah, dan lain sebagainya.

Bagi saya, hal yang sangat berkesan adalah dapat melihat kegembiraan yang ada di wajah anak-anak. Rasa ingin tahu mereka yang tinggi, menjadikan saya sebagai orang tua harus  mendampingi dan memberikan penjelasan tentang hewan-hewan yang ditemukan dari satu tempat ke tempat lain yang ada.

parent
Salah satu wahana bermain untuk anak


Wahana Permainan

Taman Safari Prigen memiliki banyak sekali wahana permainan yang cocok untuk keluarga. Pengunjung bisa memilih sendiri jenis wahana yang ingin dicoba. Banyak sekali yang ingin saya coba sensainya saat berada di waha permainan. Berhubung bersama anak-anak yang masig kecil akhirnya harus puas untuk menikmati beberapa wahana saja seperti Roller Coaster, Sepeda Layang, dan beberapa wahana yang cocok untuk keluarga.

parenting
Kak Adeeva saat bermain di kolam anak

Setelah puas bermain, saya dan keluarga menaiki tangga menuju ke area wahana lainnya yang ada di atas. Wahana bermain air. Disini menemani anak untuk berenang. Kali ini memang semua harus mengalah karena anak-anak masih kecil. Jadi fokus pertama adalah menyenangkan, membahagiakan anak.  Menghabiskan waktu dari pagi hingga sore untuk mengeksplorasi setiap wahana yang disediakan dan menikmati aneka kuliner yang ada disini. 

Kenapa perjalanan ini begitu terkesan bagi saya? Ini dia beberapa hal yang membuat saya begitu terkesan karena
1. Dapat menemani langsung anak-anak melihat dan mengenal bebagai jenis hewan yang ada di dunia.
2. Dapat membersamai anak bermain menikmati wahana permainan yang tidak dimiliki dirumah.
3. Membangun kedekatan emosional dengan anak.
4. Menambah kedekatan hubungan dalam keluarga.
5. Dapat mengajak anak bersosialisasi dengan dunia luar, dan dengan orang banyak.
,

 

ayah ugi parenting
Quote ayah menghadirkan ketenangan

Ayah adalah orang yang bisa menghadirkan ketenangan dan kenyamanan dalam keluarga. (ayahugi)


Keluarga sakinah, mawaddah, wa rohmah adalah dambaan setiap orang. Dambaan setiap keluarga. Perlu adanya kerjasama antara suami dan istri, ayah dan bunda untuk mewujudkannya.

Ayah harus bisa memainkan peran dengan baik, dan benar, serta sesuai dengan tujuan dibangunnya keluarga. Untuk bisa mewujudkan, seorang istri juga harus memainkan perannya, mewujudkan tujuan yang ditetapkan suami selaku kepala keluarga. Semua harus berjalan beriringan.

Bunda begitu penuh dengan rasa empati, jiwa sosial yang tinggi. Namun demikian bunda tidak bisa sendiri mewujudkan ketenangan dan kenyamanan jika tak ada peran ayah. Peran yang bagaimana yang bisa mewujudkan ketenangan dan kenyamanan? Peran dimana seorang ayah hadir sebagai sosok yang mengayomi, yang melindungi keluarga, sehingga berdampak pada tumbuhnya rasa tenang dan nyaman di tengah keluarga.

Keluarga mana yang tidak merasa tenang jika sosok suami, sosok ayah, selalu hadir ditengah keluarga. Istri mana yang tidak tenang jika suaminya selalu ada untuk melindunginya, mendukungnya? Anak mana yang tidak senang melihat sosok ayahnya adalah sosok pelindung yang bisa membangun kedekatan dengan anak-anaknya?

Oleh karena itu para ayah, para suami mari bersama hadirkan fisik dan hati kita dalam keluarga. Agar rasa tenang dan nyaman bisa kita berikan pada mereka
,

Diah Mumpuni adalah sosok perempuan dengan dua orang anak. Semua laki-laki. Di tengah kesibukan sebagai parent (seorang ibu), dia masih menyempatkan diri untuk dapat mencurahkan kreativitasnya melalui tulisan. Salah satunya melalui blog pribadinya www.diahmumpuni.com

Perempuan pemilik nama lengkap Diah Mumpuni Afrianti ini lahir di sebuah kabupaten yang berada di bagian timur Provinsi Jawa Timur. Tepatnya di Kabupaten Jember. Sebuah kabupaten yang yang terkenal di seluruh dunia melalui pagelaran karnavalnya.

ayah ugi parenting
Tangkapan layar halaman diahmumpuni.com

Perempuan lulusan Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil ini ternyata tak hanya mampu menggoreskan pena di atas kertas yang banyak berkaitan dengan angka dan gambar. Ia juga terampil menggoreskan tinta di atas lembaran kertas atau menorehkan tulisan di dalam aplikasi menulis. Kepiawaiannya dalam menulis ternyata sudah dijalani sejak di bangku kuliah. Disela-sela waktu yang padat sebagai mahasiswi jurusan teknik, dia banyak melakukan kegiatan berkaitan dengan kepenulisan.

Hmm... pasti menarik ketika diantar kesibukan masih bisa membuat karya. Apalagi bisa memenangkan lomba. Diah Mumpuni ini ternyata pernah menjadi juara dalam lomba menulis surat cinta yang diselenggarakan oleh salah satu radio FM ketika di Yogyakarta beberapa tahun silam. Kini ibu dua anak ini sudah memiliki beberapa karya antologi berikut:

1. Masa Lalu, Terima Kasih Atas Semuanya (Non Fiksi, Antologi, 2019)
2. Memoar dan Memar (Non Fiksi, Antologi, 2020)
3. Lika - liku Profesi (Non Fiksi, Antologi, 2020)
4. Tumbuh Setelah Patah (Fiksi-Prosais, Antologi, 2021)

Catatan perjalanan diahmumpuni

Ini sekilas tentang Diah Mumpuni, siapa dia sebenarnya. Ups...ada yang belum saya tulis tentangnya. Lebih tepatnya tentang blognya. Perempuan yang memutuskan resign dari pekerjaan terakhirnya ini juga mengelola sebuah blog pribadi. Blog yang banyak membahas tentang traveling, kuliner, dan lifestyle. Satu bacaan yang sangat berkesan bagi saya adalah yang berjudul "Lava Tour, Kisah Tragis Dibalik erupsi Gunung Merapi." Sebuah catatan perjalanan yang menceritakan tentang kondisi Gunung Merapi semasa kuliahnya, dan keseruan menikmati Lava Tour dengan berbagai destinasi di dalamnya. 

Bagi pembaca yang penasaran dengan catatan apa saja yang ditulis oleh sosok ibu dengan dua anak laki-laki ini bisa mengunjungi blognya disini

Sunday, March 7, 2021

,

komunikasi, parenting
Foto oleh Anete Lusina dari Pexels

Menjadi orang tua saat ini memiliki tantangan yang lebih berat dari beberapa puluh tahun silam. Sehingga terkadang para orang tua bertanya pada diri mereka sendiri, mengapa betapa berat dan sulit menjadi orang tua?

Perkembangan dunia yang begitu cepat membuat perubahan yang cepat dalam proses pengasuhan anak. Orang tua sekarang harus lebih ekstra dalam mengasuh dan mendidik anak.


Mengapa demikian? Karena orang tua zaman sekarang dihadapkan pada era teknologi. Era dimana informasi berkembang pesat dan tak terbendung. Terlebih saat pandemi, tantangan menjadi lebih besar dan lebih berat lagi bagi orang tua. Orang tua dituntut menjalankan perannya secara optimal.


Tantangan orang tua bukan sekedar anak, namun juga media yang harus dikontrol. Mengingat di era pandemi ini anak-anak harus akrab dengan gadget. Tak cukup bagi orang tua hanya memberikan nasihat. Orang tua perlu memberikan pemahaman pada anak tentang penggunaan gadget yang baik dan benar, serta berusaha menjadi orang tua / ayah yang dirindukan.

ayah ugi parenting
Foto oleh Anete Lusina dari Pexels

Lantas bagaimana orang tua bisa dirindukan? Orang tua dapat menjadi orang tua yang dirindukan anak dengan beberapa hal berikut:

1. Membangun kedekatan dan hubungan emosional yang baik dengan anak.

2. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan tidak menyalahkan apalagi menghakiminya. Sampaikan kasih sayang orang tua dengan kata-kata baik lisan maupun tulisan.

3. Ayah hadir di hadapan anak pada waktu yang tepat, dan membangun kegiatan yang berkualitas, seperti waktu bermain bersama, bergurau atau bercanda bersama.

4. Memberikan sentuhan fisik pada anak, misal dengan pelukan dan ciuman, memegang tangan anak ketika berbicara. Sentuhan fisik ini sebagai bukti cinta, kasih sayang dan perhatian orang tua.

5. Memberikan penguatan kepada anak, sehingga anak merasakan perhatian orang tuanya.

6. Ayah harus betul-betul mengoptimalkan terbatasnya waktu dan terbatasnya ilmu dalam mendidik anak.

7. Orang tua / ayah harus menjadi pribadi yang dapat melihat keunikan atau kelebihan pada anak.


,
Para orang tua pasti sangat berharap bahwa si kecil memiliki rambut yang lembut dan lebat. Namun, kondisi kulit kepala bayi yang sangat sensitif mengharuskan anda untuk memilih produk secara hati-hati. Pemilihan produk terbaik seperti Ms Glow Kids Mild Shampoo sangat direkomendasikan. Meski demikian, anda sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut dalam memilih shampo.

ayah ugi parenting
Ms Kids Baby Mild Shampoo

Tips Memilih Produk Sampo yang Tepat untuk si Kecil

1. Periksa Kandungan Pewangi

Sebagian besar orang dewasa seringkali menyukai produk dengan aroma yang harum. Namun, kondisi bayi yang sangat sensitif sebaiknya dijauhkan dari kandungan pewangi buatan ini. Pasalnya, keberadaan kandungan pewangi yang sangat pekat seringkali digunakan untuk menutupi aroma bahan kimia yang ada di dalamnya. Untuk itu, anda sebaiknya memperhatikan aroma alami dalam hal ini.


2. Memilih Produk yang Tidak Memiliki Kandungan Zat Aditif

Beberapa produk bayi seringkali dihadirkan dengan tulisan bebas zat aditif. Sayangnya tulisan tersebut tidak bisa menjamin keberadaan zat ini. Beberapa zat aditif seperti paraben, propylene glycol dan phenoxyethanol bahkan sering dihadirkan pada produk sampo. Untuk itu, anda sebaiknya mengecek komposisi produk ini sebelum membelinya.

 

3. Memilih Produk yang Lembut dan Ramah di Kulit

Kulit bayi yang sangat lembut membutuhkan produk yang lembut dan ramah di kulit. Sayangnya, produk dengan kandungan sodium laureth sulfate (SLES) dan sodium lauryl sulfate (SLS) seringkali dihadirkan pada beberapa produk shampo. Sehingga anda harus berhati-hati dalam memilih karena kandungan bahan tersebut dapat menyebabkan minyak berlebih dan iritasi.

 

ayah ugi parenting
Ms Kids Baby Mild Shampoo

4. Memiliki Kandungan Bahan Alami

Tentunya, bahan alami sangat direkomendasikan untuk si kecil. Selain mampu menutrisi kulit dan rambut, kandungan alami juga tidak menimbulkan dampak buruk untuk si kecil. Anda bahkan bisa memilih produk dengan kandungan alami royal jelly dan kolagen seperti yang dihadirkan Ms Glow Kids Mild Shampoo yang bisa diperoleh dari https://www.mskids.co.id/


Sampo memiliki manfaat penting untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada rambut dan kulit kepala. Meski demikian, produk ini juga dihadirkan dengan berbagai kandungan yang bisa menutrisi kulit kepala serta membuat rambut menjadi lebat dan lembut. Untuk itu, anda perlu memperhatikan beberapa tips di atas dalam memilih produk ini.

,

ayah ugi parenting doa
Doa dikarunia anak sholih

Parents, ikhtiar dan tawakkal sangat dibutuhkan oleh orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak.


Mengasuh dan mendidik, juga harus diikuti dengan doa. Doa dari orang tua adalah salah satu doa yang sangat penting bagi anak.

Satu doa agar diberikan anak sholih dicontohkan oleh Nabi Ibrahim A.s.. Doa ini dimunajatkan agar beliau diberikan keturunan yang sholih dan taat serta dapat membersamainya dalam menyampaikan dakwah.

Allah kemudian memberikan kabar gembira akan hadirnya seorang anak llakai-laki yang memiliki sifat sabar, yang kemudian dikenal dengan Ismail. Dia adalah keturunan Nabi Ibrahim dari Hajar. Dia kemudian juga dikarunia keturunan kedua bernama Ishak dari istrinya Sarah.

Doa itu terdapat dalam Al Qur'an yaitu dalam Q.S Ash-Shaffat [37] : 100.

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.

Mari sebarkan kebaikan ini untuk keluarga,sahabat, teman, dan siapapun. Agar keluarga,masyarakat,dan negeri ini senantiasa diberikan generasi-generasi yang sholih.
,
Ayah dirindukan zaman now
Ayah Irwan dalam Seminar Ayah Dirindukan Zaman Now

Dunia parenting saat ini menjadi dunia yang dibutuhkan oleh para orang tua untuk mendukung pengasuhan dan pendidikan anak. Pasangan keluarga baru (muda) dan pasangan keluarga lama sangat mencari-cari informasi tentang parenting. Terlebih di era pandemi ini, semua orang tua harus dapat menjadi orang tua seutuhnya yang hadir di tengah anak-anak. 

Saat pandemi, kesempatan orang tua untuk mendampingi anak di rumah menjadi lebih banyak dan lebih besar. Menghabiskan waktu bersama anak-anak, menggambar, atau sekedar membersihkan rumah. Semua dapat dilakukan bersama dan dijalani dengan mudah oleh orang tua. Namun, kebersamaan antara orang tua dan anak yang sudah sekolah terkadang menimbulkan jarak antara orang tua dan anak, utamanya dalam hal pembelajaran daring. 

Dalam pembelajaran daring, orang tua dibuat kebingungan olehnya. Bingung karena pengeluaran harus bertambah untuk membeli paket data, membeli smartphone untuk media belajar, dan mengikuti perkembangan teknologi untuk pembelajaran. Tak hanya itu, orang tua semakin bingung karena tidak paham terhadap apa yang dipelajari anak, dan apa yang harus diajarkan orang tua. Namun, bagi mereka yang mau belajar dan memiliki kemauan untuk mendalaminya, maka hal itu tidaklah menjadi masalah yang besar dan dapat ditemukan pemecahannya segera. 

Sangat beruntung, beberapa tahun yang lalu berkesempatan belajar bersama Ayah Irwan. Ayah Irwan, pemilik nama lengkap Ayah Irwan Rinaldi merupakan salah satu pakar pengasuhan yang ada di Indonesia. Beliau adalah sosok yang menginspirasi di dunia parenting, utamanya yang berkaitan dengan peran ayah dalam pengasuhan anak. 

Saya sangat terkesan ketika bertemu dengan Ayah Irwan Rinaldi dalam satu seminar yang diselenggarakan di Jember. Beliau sosok ayah yang luar biasa. Pemeran Ustad Rahmat Abdullah dalam Film Sang Murobbi ini dalam seminarnya banyak sekali membahas tentang peran orang tua, utamanya ayah dalam mengasuh dan mendidik anak. Termasuk juga tentang berbagi peran dengan bunda dan saling melengkapi dalam mendampingi tumbuh kembang anak. 

Peran ayah dalam pengasuhan anak, begitu banyak. Bukan sekedar mencari nafkah, namun juga membangun hubungan emosional yang kuat antara orang tua dan anak. Mendidik anak dengan memberikan teladan, perhatian, dan penghargaan, serta kehadiran sosok ayah. Saya juga sangat terkesan dengan cara beliau berkomunikasi. Suara yang lembut, namun tetap terdengar jelas. Di balik kelembutan suaranya juga dirasakan bagaimana ketegasannya. Kalau boleh saya bahasakan dengan bahasa lain, beliau berkomunikasi dari hati ke hati dan dengan hati.

Friday, March 5, 2021

,

 

Coffee
Dalgona Coffee

Kopi kini dapat dinikmati dengan berbagai cara. Kreasi olahan kopi pun semakin beragam. Tentu ini menjadikan kita tidak bosan dalam menikmatinya. Salah satu kreasinya adalah dalam bentuk dalgona coffee. Bahan dan cara membuatnya pun sangat mudah. Siapapun dapat membuatkan sendiri di rumah dengan peralatan seadanya. Saya akan bagikan resep dan cara membuat dalgona coffee sebagai teman santai bersama.

 

Bahan

  •  150 ml Susu Full Cream
  •  1 Sachet Nescafe Classic 2 gram.
  •  2 sdt gula pasir
  •  1 sdm air panas

 

Peralatan

  • 1 buah Mangkok
  • 1 buah hand mixer
  • 1 buah sendok teh
  • 1 buah sendok makan
  • 1 buah gelas

 

Cara pembuatan:

  1. Siapkan air mendidih.
  2. Masukkan bubuk nescafe classic ke dalam mangkok dan tambahkan gula pasir.
  3. Tuangkan satu sendok makan air panas ke dalam mangkok.
  4. Aduk rata campuran kopi, gula pasir dan air hingga membentuk adonan dalgona.
  5. Jika sudah selesai, tuangkan susu full cream ke dalam gelas, dan tambahkan adonan dalgona di atasnya.
  6. Dalgona coffe siap dinikmati bersama keluarga.

Thursday, March 4, 2021

,
pekerjaan impian
Training Persiapan UAN SMPN 11 JEMBER
Setiap orang memiliki impiannya masing-masing untuk masa depannya. Dalam kehidupan sehari-hari orang mengenalnya dengan cita-cita. Setiap orang berusaha keras untuk mencapai impiannya. Apapun yang mendukung kompetensi diri akan diikuti. Kapasitas akan terus dikembangkan agar dapat mempermudah jalan mewujudkan impian.

Saya termasuk salah satu orang yang berusaha untuk mengejar impian itu. Menjalankan setiap proses, dan menikmatinya, meskipun tidak mudah. Memiliki impian menjadi trainer for students dan sebagai entrepreneur adalah bagian dari visi hidup saya.

Saya sangat mengingat satu perkataan seseorang yang menjadi cambuk bagi saya. Saat itu, selepas SMK saya bersama beberapa teman berusaha untuk ikut berjuang dengan goresan pensil untuk bisa mewujudkan cita-cita. Beberapa hari setelah SMPTN semua terlihat lunglai melihat pengumuman yang ada. Semua gagal untuk masuk perguruan tinggi. Semua kembali ke rumah masing-masing. Saya bersama dua teman kembali ke masjid tempat biasa kami berkumpul.

Di masjid inilah saya dan teman-teman aktif dalam kajian keislaman, kegiatan pelatihan-pelatihan, AMT (Achievement Motivation Training,dan lain-lain. Tepat setelah selesai ujian, seseorang bertanya bagaimana hasil yang kami capai. Saya dan teman-teman pun menyampaikan apa adanya bahwa kami tidak lulus. Diluar dugaan, kata yang dikeluarkan orang itu sangat menampar. Bahkan menjadi cambuk bagi saya dan teman-teman. Inilah ucapan singkat yang kemudian menjadi penyemangat bagi saya untik berubah. "Gitu kalau orang-orang ga punya visi." ucapnya dihadapan beberapa orang.

Sejak saat itu, saya dan dua teman saya mendatangi orang itu. Meskipun sakit hati ini saat mendapaykan ungkapan itu. Namun kami berpikir, ada benarnya dari apa yang diucapkan orang itu. Saya dan teman-teman meminta untuk diarahkan membuat visi dan misi bersama-sama. 

Saya sangat ingat dimana tempat pertama kali saya menuliskan visi dan misi hidup. Tahun 2004 itu menjadi tahun perubahan bagi saya. Sejak saat itu saya mulai menjalankan misi untuk dapat mencapai visi. Memang tak mudah, butuh perjuangan.
 
AMT
AMT SMPN 11 Jember
Setelah beberapa tahun, tepatnya tahun 2011, Visi menjadi seorang trainer itu tercapai. Memberikan pelatihan leadership bagi pengurus OSIS di SMA Negeri 2 Jember bersama beberapa teman yang merupakan alumni ESQ Training. Kemampuan berbicara di depan publik (Public speaking terus ditingkatkan). Sejak saat itu, setiap malam kami bertemu, berdiskusi, saling memberikan masukan terhadap kekurangan masing-masing. Tak bisa bertemu malam hari, maka pagi atai siang hari harus bertemu.

Dari waktu ke waktu terus bertransformasi, hingga terbentuklah sebuah wadah yaitu YM (Youth Motivation), yang kemudian seiring bertambahnya materi training kembali bertransformasi dan berubah nama serta logo menjadi YES (Youth Empowerment Solution). Saya sangat bahagia bisa mencapai apa yang diimpikan sejak lama.

oksigen training
Peserta Training 1000 Mahasiswa
Puncaknya, dalam sehari saya dan kedua teman saya harus memberikan Training Motivasi bagi 1000 mahasiswa Universitas Abdurrahman Saleh, Situbondo dalam sehari. Sungguh pengalam baru bagi kami, sehari berbicara di depan 1000 mahasiswa/mahasiswi. 

Secara bergantian, saya dan teman menyampaikan materi dihadapan peserta yang dikemas menarik dan atraktif serta melibatkan seluruh peserta. Hingga Tahun 2020, lebih dari 5.000 pelajar, dan mahasiswa telah menjadi alumni dari YES (Youth Empowerment Solution), yang saat ini telah bertransformasi menjadi Oksigen Training & Consultant. Alumni tersebar di beberapa sekolah dari tingkat SMP, SMA/SMK/Sederajat,serta beberapa pergiruan tinggi di Kabupaten Jember. Tak hanya sekolah, training dari Oksigen Training Motivation juga dirasakan oleh para santri pondok pesantren.

Visi menjadi seorang Trainer dan Enterpreneur masih menjadi PR besar bagi saya. Utamanya dalam membangun dan menjalankan misi untuk dapat mencapai visi yang ditetapkan, yaitu menjadi seorang enterpreneur. 

Saya berharap, Visi jangka panjang sebagai seorang enterpreneur ni dapat terwujud segera agar dapat menjadi seorang enterpreneur dengan kepedulian sosial yang tinggi pada semua orang tanpa terkecuali.


,

ayah ugi parenting
Aplikasi TheAsianParent

Banyak sekali situs yang membahas tentang parenting. Kebanyakan dari situs yang memegang keyword parenting berasal dari luar negeri. Saat melakukan pencarian dengan keyword "Parenting" maka akan disuguhkan dengan banyak situs yang disajikan dalam Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. Namun demikian, juga terdapat beberapa yang menyajikan tema parenting dalam Bahasa Indonesia, seperti pada beberapa artikel yang ada dalam situs orami, alodokter, theasianparents, dan beberapa situs lainnya.

 

Dari sekian banyak situs parenting yang saya kunjungi dan lihat, saya menjatuhkan pilihan pada The Asian Parents Indonesia. Saya seringkali mengunjungi situs ini karena memiliki beragam informasi parenting yang sangat bermanfaat bagi orang tua.

 

Apa The Asian Parent?

The Asian Parent merupakan salah dari sekian banyak platform yang menyajikan konten seputar kehamilan, hingga kesehatan. Situs ini mengangkat tema parenting dan pengasuhan khas Asia.

 

Mengapa The Asian Parent?

The Asian Parent sebagai sebuah platform online yang pemberian informasi dan edukasi tentang parenting dan pengasuhan bagi masyarakat. Platform ini tersebar di 12 negara di dunia yaitu Singapura, Thailand, Indonesia, Filipina, Malaysia, Srilanka, India, Vietnam, Australia, Jepang, Nigeria, dan Kenya. Situs ini ini memiliki beberapa topik yang sangat relevan dengan yang dibutuhkan orang tua dan pengasuhan anak. Lebih menarik lagi karena menyajikan artikel yang relevan dengan budaya negara tempat tinggal.

 

Menurut informasi yang ada di halaman situs ini disebutkan di Indonesia terdapat lebih dari 13 juta user setiap bulan, lebih dari 40 juta pageviews setiap bulan, lebih dari satu juta parents tergabung dalam komunitasnya, dan aplikasinya sudah diunduh lebih dari satu juta kali.

 
Tema apa saja yang tersedia?

Untuk mencapai misinya membantu 50 juta orang tua menjalani kehamilan sehat dan membangun keluarga sehat, platform ini menyediakan beberapa tema yang menarik dan relevan dengan keseharian dalam keluarga, utamanya para perempuan. Apa saja tema yang diangkat? Simak penjelasan singkatnya sebagai berikut:

1.     Parenting

Dalam topik parenting pengunjung dapat mendapatkan informasi berhubungan dengan pernikahan, seks, pembahasan tentang keluarga, dan berita terkini seputar parenting.

2.      Kehamilan

Kehamilan menjadi salah satu konsen dalam pembahasan pada platform ini. Dalam platform ini pengunjung dapat memperoleh informasi seputar kehamilan mulai dari tips kehamilan, kehamilan trimester pertama, trimester kedua, trimester ketiga dan informasi seputar melahirkan serta menyusui.

3.       Kesehatan

Disini The Asian Parent menyajikan ulasan penting yang perlu diketahui oleh orang tua dalam mewujudkan keluarga sehat diantaranya tentang penyakit, info sehat, vaksinasi dan kebugaran. 

4.       Tumbuh Kembang

Tak hanya terputus pada informasi kehamilan sampai menyusui, situs ini juga melengkapi dirinya dengan informasi seputar tumbuh kembang anak dari usia bayi, balita, pra sekolah, pra remaja, hingga usia sekolah. Tentu ini akan sangat bermanfaat dan membantu parents dalam memantau tumbuh kembang ananda.

5.       Gaya Hidup

Berbicara tentang keluarga, tentu tak lepas dari berbicara gaya hidup. The Asian Parent, juga menghadirkannya dengan memberikan informasi seputar keuangan, travel, fashion, hiburan, dan kecantikan.

6.       Lainnya

Platform ini juga menyediakan layanan bagi para parents berupa komunitas keluarga yang diikuti lebih dari 30 juta keluarga untuk memantau tumbuh kembang anak. Juga tak kalah menarik, platform ini juga memberikan kesempatan pada masyarakat untuk menjadi kontributor baik berupa curhatan sebagai orang tua ataupun kisah inspirasi dalam parenting.

 

Inilah sekilas informasi tentang dunia parenting yang tersedia di dalam platform TheAsianParent. Semoga bermanfaat dan menjadi salah satu referensi bagi parents dalam memperoleh informasi seputar parenting kehamilan dan pengasuhan anak.